MUSABAQAH
QIROATUL QUTUB KE-5
SEMARANG, Minggu 22 Februari 2026-Musabaqah merupakan kegiatan perlombaan bagi para santri untuk
mengukur kemampuan dalam menguasai ilmu alat nahwu shorof dan ilmu fiqih.
Kegiatan ini pertama kali dilakukan pada tahun 2021, tetapi pada beberapa tahun
kemarin dengan adanya sedikit kendala sehingga kegiatan ini tidak
terlaksanakan. Pada tahun 2026, Musabaqah dilaksanakan kembali pada tanggal 15
- 17 Februari yang bertempat di lapangan depan Kantor Tata usaha (TU) PPM Bina
Insani. Perlombaan ini terdapat beberapa cabang lomba yaitu LCC ( lomba Cerdas
Cermat ) Qiratul Kutub dan Lalaran. Dari setiap tingkatan diambil beberapa anak
yang memiliki kemampuan untuk mengikuti perlombaan tersebut. Bukan hanya
tentang lomba, suara suporter para santri ikut memeriahkan ajang perlombaan
Musabaqah di saat perwakilan dari tingkatan mereka tengah memperebutkan
kejuaaran.
A.
Lomba Cerdas Cermat (LCC)
merupakan salah satu cabang lomba musabaqah beregu (umumnya 3 orang) yang
menguji pemahaman wawasan dan kecepatan menjawab materi ilmu nahwu shorof dan
ilmu fiqih. Lomba ini bertujuan untuk mengasah kemampuan dalam berpikir kritis,
meningkatkan pemahaman nahwu shorof,dan dapat mengaplikasikan dalam menafsirkan
kitab kuning dan Alquran. Lomba Cerdas Cermat (LCC) mempunyai beberapa
tingkatan yaitu tingkat kitab alala, tingkat kitab aqidatul awam, dan tingkat
kitab Al imriti,serta tingkat kitab Alfiah awal dan tsani. Cabang ini
menggunakan metode berbeda yaitu menggunakan sistem sesi tanya jawab dan sesi
tanya jawab secara rebutan
Pelakasanaan
lomba dibagi menjadi 2 hari. Pada 16 Februari 2026 yang diisi dua tingkat
yaitu:
|
LCC TINGKAT KITAB ALALA |
Regu A: 1.
… 2.
… 3.
… Regu B: mendapat juara 1 1.
Muhammad Haidar Ulul 'Azmi (
7 Pa 2 ) 2.
Muhammad Anifanudin Hasan ( 7 Pa 2 ), 3.
Muhammad Verendra Nur Winiji
( 7 Pa 2 ) Regu C: mendapatkan juara 2 1.
Faihansa Calta Humaira ( 7 Pi
1), 2.
Dewi Ratna Kartika Sari ( 7 Pi 1), 3.
Griselda Elsa Azaria ( 7 Pi 1) Regu D: 1.
Nur Aeni ( 7 Pi 2 ), 2.
Naila Istiqomah ( 7 Pi 2 ), 3.
Indah Dwi Nuriliia ( 7 Pi 2 ) |
|
LCC TINGKAT KITAB AlFIYAH AWAL |
Regu A: mendapatkan juara 1 1.
Lira Fitra (10 Pa alumni ), 2.
Ibnu Nugroho (10 Pa alumni ),
3.
Ahnaf Danur (10 Pa alumni ) Regu B: mendapatkan juara 2 1.
Senja Sahreta (10 Pi alumni
), 2.
Aini Lulu Atin (10 Pi alumni ), 3.
Ika Jarwatik (10 Pi alumni ) |
Selanjutnya, sesi kedua dilaksanakan pada tanggal 17 Februari 2026
yang diisi dari 3 tingkatan, yaitu:
|
LCC TINGKAT KITAB AQIDATUL AWAM |
Regu A: mendapatkan juara 1 1.
Muhammad Hafidz Ardiansyah (
8 Pa ), 2.
Fathin Lutfi Zakariya ( 8 Pa
), 3.
Aditiya Ferianto ( 8 Pa ) Regu B: mendapatkan juara 1 1.
Dayuka Silmi ( 8 Pi ), 2.
Ermawati ( 8 Pi ), 3.
Anida Rahma Sari ( 8 Pi ) |
|
LCC TINGKAT KITAB Al- IMRITHI |
Regu A: mendapatkan juara 1 1.
Buyung Bahtiar Kun Fayakun (9
Pa ), 2.
Ilham Bahar Ridho (9 Pa ), 3.
Mario Ahmad Iskandar (9 Pa ) Regu B:
mendapatkan juara 2 1.
Ida Khamidatul Fakriyyah (9
Pi 1), 2.
Aflahka Nurin Nafisa (9 Pi 1), 3.
Ikvyna Faza Kamila (9 Pi 1) Regu C: 1.
Naura Ganes Siptala (9 Pi 2), 2.
Marsya Widya Ningrum (9 Pi 2), 3.
Niken Maulida Setyaningrum (9
Pi 2) Regu D: 1.
Linda Nur Fitriyaningsih (10
Baru ), 2.
Anisa Nur Hayati (10 Baru ), 3.
Makrifatul rohmah (10 Baru ) |
|
LCC TINGKAT KITAB ALFIYAH TSANI |
Regu A: mendapatkan juara 1 1.
Muhammad Siril Wafa ( 11 Pa ), 2.
Muhammad Rizqi Alfarizi ( 11
Pa ), 3.
Hafiz Atta Fadhilah ( 11 Pa ) . Regu B: mendapatkan juara 2 1.
Alya Zaharani Huwaida ( 11 Pi ), 2.
Khalilla Zaairatu S. ( 11 Pi ), 3.
Salwa Maulida M. ( 11 Pi ) |
B.
Qiratul kutub merupakan
salah satu cabang lomba membaca,memaknai,dan menjelaskan kitab kuning. Lomba
ini hanya diwakilkan oleh 1 orang perkelas Diniyah. Tujuan dilaksanakan lomba
untuk melestarikan tradisi akademik pesantren menguji kemampuan Shihah
Al-Qiroah (membaca), terjemahan, dan Fathum Maani (interpresentasi). Qiratul
kutub mempunyai beberapa tingkatan kitab yaitu kitab tingkat kitab
safinatunajh, tingkat kitab tadhib (Abu Suja'), tingkat kitab minhajul qowin,
dan tingkat kitab Fathul qorib. cabang ini menggunakan metode memaknai,
menerjemahkan kitab kuning tanpa adanya harokat (kosongan) dengan ilmu nahwu
shorof dan sesi tanya jawab yang
dibacakan oleh dewan juri. Qiroatul kutub dilakukan setelah ajang Lomba Cerdas
Cermat (LCC). Kemudian, lomba ini dilaksanakan secara bertahab. Sesi pertama
dilaksanakan pada 16 Februari 2026 diisi oleh 2 tingkat yaitu:
|
TINGKAT KITAB SAFINATUNNAJH |
Regu A: Fajar Setiawan (8 Pa) JUARA 1 Regu B: Dina Nur (8 Pi) JUARA 2 |
|
TINGKAT KITAB ABU SUJA' (TADHIB) |
Regu A: Nur Khamim ( 9 Pa) Regu B: Kizzy Maysa (9 Pi 1) Regu C: Sheila Aulia (9 Pi 2) JUARA 2 Regu D: Yulia Nur Atika (10 Baru) JUARA
1 |
Selanjutnya,
sesi kedua dilaksanakan pada tanggal 17 Februari 2026 yang diisi dari 2
tingkatan, yaitu:
|
TINGKAT KITAB FATHUL QORIB |
Regu A: Teguh Fahmi W. (10 Pa) JUARA 2 Regu B: Meisya Ariska ( 10 Pi ) JUARA
1 |
|
TINGKAT KITAB MINHAJUL QOWIM |
Regu A: Tatang Sofyan ( 11 Pa) JUARA 2 Regu B: Fiky Zahrotus Silfianingtyas ( 11
Pi) JUARA 1 |
C.
Lalaran merupakan salah
satu cabang kreativitas seni santri dalam melantunkan/menghafalkan bait-bait
nadhom syair arab dari kitab kuning secara bersama-sama. Dalam lomba ini,
lalaran tidak sekedar menghafal, tetapi dituntut untuk dapat mengaransemenkan
nadhom dengan irama musik maupun vokal yang kreatif dan menarik. Lalaran
mempunyai metode yang berbeda dari cabang lomba sebelumnya. Kekompakan,
keselarasan, dan kolaborasi vokal dengan aransemen musik menjadi penentu
kejuaraan. Dicabang ini terdapat beberapa tingkatan nadhom, seperti nadhom
Alala, nadhom Aqidatul Awam, nadhom Al-imrithi, dan nadhom Alfiyah Ibnu Malik.
Lalaran dilakukan setelah perlombaan Qiroatul Kutub. Ajang ini dilaksanakan
secara bertahab pada tanggal 16 & 17 Februari 2026. Berikut daftar peserta
lalaran :
|
TINGKAT NADHOM ALALA |
-
7 Putra 1 -
7 Putra 2 -
7 Putri 1 -
7 Putri 2 JUARA 1 |
|
TINGKAT NADHOM AQIDATUL AWAM |
-
8 Putra -
8 Putri JUARA 1 |
|
TINGKAT NADHOM AL-IMRITHI |
-
9 Putra -
9 Putri 1 *JUARA 1* -
9 Putri 2_ -
10 Putri Baru_ |
|
TINGKAT NADHOM ALFIYAH IBNU MALIK |
-
10 Putra_ -
10 Putri Alumni_ -
11 Putra_ *JUARA 1* -
11 Putri_ |
Keberhasilan tanpa doa dan restu dari guru, bagaikan burung tanpa
sayap. Maknanya, setinggi apapun pencapaian seseorang tanpa bimbingan, dan
ridho dari guru, maka ilmu tersebut tidak akan memberikan keberkahinya. Selain
perlombaan, musabaqoh juga terdapat penampilan lain seperti:
o
Grup Nasyid Putri
o
Takhasus Bahasa Putri
o
Drama Takhasus Tahfidul Qur’an
Putri
Itulah macam-macam perlombaan dan penampilan para santri yang
sungguh memukau. Pesan dari beliau Ibu
Nyai Mir'atul Munawaroh "Dimodali seneng ben kabeh isoh kelakon kanthi
lancar, lan seneng atine"